Minggu, 18 Agustus 2013

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 12 Agustus 2013



Kisah Kaisar Tang Tai-zong

Kekuasaannya diperoleh dari kekuatan militer.  Kaisar Sui Yang tidak menuruti aturan, memerintah dengan semena-mena, sehingga terjadi pemberontakan di mana-mana, Tang Tai-zong merupakan salah satu diantaranya. Ketika pemberontakan berhasil, dia memegang tampuk kekuasaan dan telah membunuh banyak orang! Bukan hanya itu, bahkan saudara kandungnya juga dibunuhnya, yakni adik dan abang kandungnya. Ayahnya menjadi kaisar selama 9 tahun, akhirnya menyerahkan tahta kepadanya. Saya dapat menyadari perasaan ayahnya yang begitu menyayangi anak-anaknya, melihat abang adik saling membunuh, betapa sedih hatinya! Sehingga ayahnya juga tidak ingin menjadi kaisar lagi dan merelakan tahta kepada Tang Tai-zong, lihatlah betapa kesedihan seorang ayah. Demi memperebutkan tahta kerajaan, melakukan dosa yang begitu besar, membunuh saudara-saudara kandung yang merupakan anak-anak kesayangan ayah kandungnya sendiri, ini merupakan tindakan yang sangat durhaka! 

Walaupun setelah menjadi Kaisar, Tang Tai-zong memerintah dengan baik, senantiasa mensejahterakan rakyatnya. Maka itu ketika jatuh ke neraka dia memiliki kesempatan untuk keluar sejenak dan memberitahukan kepada manusia agar bertobat. Selama menjadi kaisar, dia telah banyak bersumbangsih untuk perkembangan Agama Buddha, bahkan ketika agama lainnya masuk ke Tiongkok, dia juga tidak pilih kasih, memperlakukan semua dengan setara.

Dia menjadi Kaisar dalam usia yang sangat muda yakni 26 tahun, menduduki tahta selama 23 tahun, meninggal dalam usia 50 tahun. Sungguh patut kita renungkan, ini adalah cermin bagi diri kita. Jika ingin memperoleh tampuk kekuasaan, maka harus dengan cara yang halal, buat apa memperebutkannya? Saling berebutan akhirnya sampai di neraka, ini adalah kesalahan besar. Ingin menyelamatkan dunia ini maka cara pengajaran adalah yang terutama!

Bila Kaisar Tang Tai-zong dapat terpikir bahwa lebih baik merelakan tahta kepada abangnya dan dia sendiri menekuni bidang pendidikan, seperti Kong-zi, tidak memilih jadi kaisar, betapa baiknya!  Dia tidak akan jatuh ke neraka, jika dia tidak berniat lahir ke Alam Sukhavati, tentunya juga akan terlahir ke alam yang baik.

23 tahun duduk di tahta bukanlah waktu yang panjang, namun buah akibatnya harus masuk neraka, betapa mengerikan. Maka itu kehidupan manusia di dunia ini, Buddha mengajari kita untuk berbahagia dengan hidup apa adanya. Asalkan kita dapat hidup dengan layak, maka ini sudah bagus. Kehidupan harus agak sedikit susah, jangan terlalu berkecukupan, mengapa demikian? Karena bila terlalu berkecukupan maka kita akan melekat pada dunia ini, tidak rela meninggalkannya.   Jika kehidupan sedikit susah, maka niat kita untuk keluar dari tumimbal lahir  takkan terputus, senantiasa ingin keluar dari tumimbal lahir, ini hal yang bagus. Niat pikiran yang muncul terjalin dengan Ajaran Buddha, tidak mengharapkan ketenaran dan keuntungan. Dengan adanya jalinan jodoh ini, maka juga harus melepaskan ketenaran dan keuntungan, buat apa menginginkan hal ini? Kedua hal ini tidak ada manfaat positif nya. Jika memang berniat melakukan kebajikan, tidak perlu diketahui orang lain, sungguh tidak perlu. Kebajikan memang harus dilakukan, kejahatan harus dijauhi.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 12 Agustus 2013




唐太宗

他的政權是靠武力得來的。隋煬帝無道,昏君,各地方起義造反,唐太宗是其中之一。隋亡國,那些造反的人統統平定,他掌握政權,殺了多少人!不但外面的人殺了,到最後連兄弟都殺掉,殺他的哥哥,殺他弟弟。他的父親做了九年皇帝,把王位讓給他。我能夠體會得到,他的父親對兒女很重視,有愛心,這家變成這個樣子,兄弟互相殘殺,他心裡多難過!皇帝不做了,讓給你,你說那多傷心。為了爭奪政權,造這麼大的罪業,殺兄弟,兄弟是父親心中所喜愛的,叫大不孝!雖然做皇帝做得不錯,是好皇帝,替人民做了很多好事。所以他墮地獄,他能出來,要不然無間地獄哪有這麼容易出來的?他對佛門做了很多好事,是所有宗教的總護法,他對宗教都尊重。在他做皇帝的時候,基督教傳到中國,稱為景教;拜火教也傳到中國,伊斯蘭教也傳到中國,他跟佛教平等對待,都尊重、都護持,這是善心善行。他後來知道懺悔,這能離開地獄。

起義的時候,實在講太年輕了,他十六歲,做皇帝是二十七歲,壽命不長,五十歲,做了二十三年皇帝就過世。這非常值得我們反省的,是我們一面鏡子。得天下,要如理如法,何必相爭?爭來爭去,到最後都爭到地獄去了,爭著走向無間地獄,大錯特錯。救人救世,實在講教學第一!太宗如果真正能想到,皇上可以讓他哥哥做,自己一生搞教育,做孔子,不做皇上,那他還得了!他不會墮地獄,他要不求往生淨土,他到天上做天王去了。二十三年皇帝,不長,果報在無間地獄,多麼可怕。所以人生在世間,佛教我們知足常樂。我們的日子能過得去,好。日子要苦一點,不要太富裕。富裕什麼?富裕對這個世間貪戀,捨不得離開。生活比較清苦,出離的心就不會中斷,常常想著離開六道輪迴,這個好。起心動念跟佛陀教誨相應,不求名聞利養。有這個機緣,也應該捨棄名聞利養,要這個幹什麼?這個東西沒有好處。真正做一些好事,也不必要人知道,沒有這個必要。做好事是應該做的,理所當然,不應該做壞事,應該做好事。


二零一二淨土大經科註  (第三九0集)